Friday, April 3, 2020

Sehat Dengan Tanaman Obat Keluarga


Jaga kesehatan dengan tanaman obat keluarga

Akhir-akhir ini di media massa begitu intens pemberitaan mengenai penyebaran virus corona atau covid-19 yang melanda hampir seluruh Negara di dunia, atau mungkin telah sampai dilingkungan kita saat ini. Telah beragam kebijakan diterbitkan pemerintah di seluruh dunia untuk memerangi virus atau wabah ini, baik itu tindakan pencegahan atau pun telah memasuki tahap penanggulangan yang dilakukan diberbagai Negara. Termasuklah didalamnya pengambilan kebijakan untuk mengkarantina wilayah yang paling terdampak, dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. Kebijakan ini tidak hanya bagi wilayah yang terdampak saja tetapi juga wilayah-wilayah lain yang belum terkena agar kiranya dapat melakukan proteksi dini diwilayahnya dengan menerapkan kebijakan menjaga jarak sosial dan beragam cara lainnya yang bertujuan mencegah penyebaran virus ini.  Dan juga setiap orang dianjurkan untuk menjaga kesehatan dan kiranya meningkatkan daya tahan tubuhnya dengan pola hidup sehat baik itu mengkonsumsi vitamin, melakukan olah raga, sering mencuci tangan, menggunakan masker saat berpergian dan hindari kerumunan karena kita tidak tahu apakah orang disekitar kita telah terkena virus atau tidak maka perlu upaya pencegahan yang dimulai dari menumbuhkan kesadaran akan hidup sehat dan mematuhi anjuran pemerintah dalam hal pencegahan penyebaran virus covid-19 ini.

Setalah mencermati beragam anjuran kesehatan tersebut saya kemudian mencari reverensi dibeberapa buku yang pada dasarnya tips-tips untuk menjaga keseahatan diantaranya adalah meningkatkan daya tahan tubuh , yang kemudian menemukan buku/majalh terbitan lama cetakan keempat intisari mediatama tahun 1999 yang membahas mengenai tanaman obat keluarga kemudian saya tertarik untuk membacanya karena pada dasarnya tanaman obat keluarga ini ada di sekitar kita sehingga mudah untuk ditemukan. Sehingga kiranya dapat memberikan manfaat bagi kita semua terutama dalam hal melawan penyebaran virus korona ini yang telah begitu meresahkan. Dan juga dalam pengantarnya buku ini dikatakan bahwa bahan-bahan ini tidak dimaksudkan untuk mengantikan peran dan fungsi obat dari dokter. Pemakian ramuan bahan ini paling tidak akan dapat meringkangkan penderitaan sebelum pasien mendapatkan pelayanan kesehatan yang tepat. Dan tentu saja pembahasan ini tidak ada keterkaitannya secara lansung dengan virus corona karena sifat penanganan pasien virus corona berbeda dan khusus dengan standard tertentu. dengan pasien sakit biasa akan tetapi beberapa tanaman obat yang saya tuliskan disini kiranya dapat memperkuat daya tahan tubuh bagi kita semua.

ADAS ( foeniculum vulgare mill) untuk gambarnya anda dapat mencari google.com

Tanaman ini tingginya antara 0,5-3cm daunya halus. Kita bisa memakai buahnya yang harum dan panjangnya kira-kira 0,5 cm untuk obat. Dalam pengobatan. Adas seringkali dipadukan dengan kulit kayu pulasari (alyxia reinwardtii bl.) orang Inggris menyebut adas fennel dan orang belanda venkel. Adas ini sering pula disebut adas pedas, berbeda dengan adas untuk bumbu masakan. Adas untuk bumbu biasa disebut “jintan manis” atau “adas manis” walaupun orang minang menyebut adas pedas sebagai adeh manih. Adas manis atau jintan manis (pimpinella anisum l. dari suku apiaceae juga) oleh orang inggris disebut anise dan oleh orang belanda disebut anijs. Tanamannya paling-paling hanya 0,5m, berdaun halus juga. Kadang-kadang jintan manis dipakai pula sebagai obat, tetapi yang resepnya tertera ini memakai adas pedas. Masih ada adas lain, yaitu asas sowa yang kadang-kadang disebut pula adas obat atau ender (anethum graveolens l. dari suku apiaceae juga) dalam bahasa inggris asas sowa disebut dill dan dalam bahasa belanda dille. Yang kita pakai dalam resep-resep ini adalah adas yang diceritakan pertama (fennel, venkel).

Suku: Apiaceae

Kandungan dan manfaat :

Ia mengandung minyak atsiri seperti limonina yang mengharumkan, sedangkan kandungan flavonoida-nya berkasiat menyembuhkan radang. Minyak atsiri juga bisa membunuh mikroba. Kandungan adas hitam juga membantu mengeluarkan angin dan mendorong pengeluaran air seni.

Kegunaan

1.       Batuk pada anak-anak, 1 sendok teh penuh adas, sepotong kulit kayu pulasari berukuran 4 cem dan 1 bawang merah kupas semua dicuci dilumatkan. Beri 1 gelas air dan sepotong gula batu. Masak sampai airnya tinggal setengah gelas. Separuh diminumkan sebelum sarapan dan separuh lagi sebelum tidur ulangi beberapa hari.

2.       Sakit perut pada anak, diare 3-4 kali sehari, mual kembung, 3 sendok the adah, 5 pucuk daun jambu klutuk, 10 cm pulasari. Semua dicuci dan dimemarkan rebus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal 1 gelas saring . airnya separuh diminum pagi dan sepalur lagi malam.

3.       Ambeien, 3 sendok the penuh adas, 1 bawang merah dikupas 1 cangkir daun patikan cina ½ cangkir daun meniran, 1 sendok the penuh jintan putih (cuminum cyminum l) semua dicuci dierbus dengan 1 liter air sampai air tinggal setengahnya. Supaya rasanya lebih enak diberi gula batu. Sering dan minum 4-5 kali sehari. Ulangi selam beberapa hari.

4.       Ambien yang terus-menerus berdarah, 2 sendok the penuh adas, 4 cm kulit batang pulasari dicuci, dimemarkan dan direbus dengan segelas air sampai tinggal setengah beri gula aren semanisnya, saring, satu pisang btu/kulutuk yang masih muda dicuci berseih lalu diparut bersama kulitnya. Airnya diperas dan dicampur dengan air rebusan asas pulasari. Minum sekali sehari keesokan harinya diulangi sekali lagi.

5.       Bau mulut karena sariawan atau sakit tengorokan, 1 sendok the adas. 1 cangkir daun beluntas, 2 biji kapulaga, dicuci. Dilumatkan, beri sedikit garam, seduh dengan secangkir air setelah dingin diperas dengan kain untuk 3 kali pakai sehari. Jangan lansung ditelan, tapi biarkan bebrapa saat di mulut, lalu sedikit demi sedikit ditelan. Ulangi selama bebarapa hari.

6.       Biduran, 2 sendok teh penuh adas, kunyit ukuran 7 cm dikupas 2 bawang merah dikupas semua dicuci, dilumatkan, diseduh dengan 1 ½ gelas air, dibiarkan semebtar lalu disaring dengan kain, untuk diminum 3x sehari setengah gelas. Ulangi bebrapa hari.

7.       Demam, 2 sendok teh penuh adas, 4 cm kulit batang pulasari dicuci, dimemarkan, direbus dengan segelas air sampai tinggal setengah, saring, labu air dicuci, dikupas, dan diparut. Diperas dengan kain sehingga airnya menjadi hampir 1 gelas campurkan dengan rebusan adas pulasari dan 2 sendok makan madu diminum sekaligus.

8.       Mencegah sutip pada anak, kalau anak demam dan sulit kencing, untuk menurunkan panasnya bisa diberikan 4 sendok the adas, 6cm kulit batang pulasari, 7 butir biki anyang-anyang (anyang-anyang atau elaeocarpus grandiflorus j. sm. Bisa juga disebut rejasa) semua dicuci bersih, direbus dengan 2 gelas air sampai menjadi 1 gelas. Saring. Sehari diminum 1 gelas.

BAWANG MERAH (allium cepa l.)

Bawang merah sering juga disebut berambang. Umbi lapis berwarna keungu-unguan itu berbau tajam. Tanaman semusim yang tidak berbatang itu daunnya hijau panjang berbentuk tabung yang ujungnya lancip. Baik umbi maupun daunnya sehari-hari dipakai untuk mengharumkan dan menyedapkan pelbagai makanan. Namun bawang merah juga sering dipakai dalam berbagai ramuan obat tradisional orang Inggris menyebutnya sholot.

Suku : liliaceae

Kandungan dan manfaat :

Karena mengandung flavonglikosidia, ia dianggap antiradang, pembunuhan bakteri, sedangkan kandungan sapioninya mengencerkan dahak. Ia juga memiliki zat lain yang berkasiat menurunkan panas, menghangatkan menudahlkan, mengeluarkan angina dari perut, melancarkan pengeluaran air seni, mencegah pengumpalan darah, menurunkan kolestrol, dan kadar gula dalam darah, menurut penelitian terakhir, bawang merah juga bisa mencegah kanker karena kandungan sulfurnya.

Kegunaan

1.       Demam pada anak, kupaslah 2 atau 3 bawang merah, cuci dan parut ambil 2 sendok makan minyak goreng ½ sendok makan minyak kayu putih, seiris jeruk nipis diambil airnya atau air dari sedikit asam jawa semua dicampur digosokan ke keitak punggung dan perut kalau panasnya tinggi gosokan kekepala ketiak dan semua lipatan badan juga ke perut telapak kaki dan bagian-bagian yang terasa panas kalau di pegang.

2.       Perut kembung, ramuan yang sama dengan diatas digosokan keperut dan sekitarny, jika belum kentut ulangi lagi kira-kira seperempat jam kemudian.

3.       Masuk angin, 5 bawang merah dikupas dicuci diparut 1 sendok air larutan kapur sirih (kapur sirih secukupnya, seujung jari kelingking) di campur digosokan ke perut punggung tengkuk dan kaki

BAWANG PUTIH (allium sativum l.)

Bawang putih adalah herba semusim berumpun yang tingginya sekitar 60cm batangnya semu berwarna hijau bagian bawahnya bersiung-siung. Bergabung menjadi umbi besar berwarna putih. Tiap siung terbungkus kulit tipis dan kalau diiris baunya sangat tajam. Tanaman ini berakar serabut, daunnya pipih memanjang.

Suku : liliaceae

Kandungan dan manfaat

Bawang putih mengandung minyak atsiri, yang bersifat antibakteri, juga antiseptic. Kandungan allicin dan alilin berkaitan dengan daya anticolesterol. Daya ini mencegah penyakit jantung coroner. Tekanan darah tinggi dll. Umbi bawang juga mengandung kalium, dan bersifat menenangkan, sehingga cocok sebagai pencegah hipertensi. Bawang putih juga memiliki senyawa kimia, saltivine yang bisa mempercepat pertumbuhan sel dan jaringan serta meransang susunan saraf. Ia juga mengandung diallysulfide yang anticacing.

Kegunaan

1.       Hipertensi, 2-3 siung bawang putih dikupas dicuci dikunyah lalu ditelan sambil minum air hangat lakukan 3x sehari. cara 2, bawang putih dibakar sampai matang, dimakan dua hari pertama makan 6 siung selanjutnya selama seminggu makan 2 siung.

2.       Sakit kepala, umbi bawang putih dilumatkan, diborehkan pada dahi.

3.       Flu, bawang pitih bawang merah, jahe dengan takaran sama dikupas, dicuci diseduh tutup 15 menit sisihkan jahenya makan bawang merah bawang putih dan minum airnya.

4.       Disentri, 2 siung bawang putih dikupas, dicuci, direbus dengan segelas air minum sebelum makan. Lakukan 3x sehari selama 2-3 hari.

5.       Batuk rejan dan bronchitis, 30g bawang putih dikupas, dicuci dilumatkan, campur dengan gula batu dan segelas air matang diamkan selama 5-6 jam. Minum 1 sendok makan penuh setiap hari selama bebrapa hari.

6.       Borok, 2-3 siung bawang putih dikupas, dilumatkan campur dengan 1 sendok minyak kelapa sampai merata. Oleskan pada bagian yang bengkak.

7.       Luka kena benda tajam berkarat, bawang putih dikupas dicuci dibakar celupkan ke dalam minyak kelap, lalu lumatkan. Oleskan pada bagian yang luka.

8.       Cacingan, 3 siung bawang putih dikupas dicuci kunyah sampai halus telan dan minum air hangat lakukan 1-2x sehari.

9.       Nyeri haid, 2 siung bawang putih, dikupas dicuci kunyah sampai halus lalu telan minum 2 sendok makan air hangat lakukan 2x sehari

1.   Migrain, 2 siung bawang putih dikupas dicuci kunyah perlahan sampai lumat lalu telan dan minum air hangat lakukan 3x sehari.

1.   Bisul yang baru tumbuh, 1 siung bawang putih dikupas dicuci kunyah perlahan sampai halus lalu telan dan minum air hangat lakukan 3x sehari.

1.   Perut kembung, 2 siung bawang putih dikupas dicuci dibelah oleskan pada bisul yang baru timbul. Lakukan berkali-kali.

1.   Sakit maag, bawang putih laki-laki (bawang putih yang tumbuh laki-laki tunggal tidak bergelombang) dikupas, dicuci dikunyah lakukan 3x sehari.

1.   Asma, batuk, masuk angin, 3 siung bawang putih dikupas dicuci dilumatkan beri 1 sendok makan madu dan gula batu yang dicairkan campurkan semua bahan aduk sampai rata dan saring minum setiap pagi sampai sembuh.

1.   Mengeluarkan serpihan kaca kayu/duri, bawang putih dikupas dicuci dilumatkan tempelkan pada bagian yang kemasukan serpihan kaca kayu atau duri.

1.   Ambeien, bawang putih dikupas dicuci dilumatkan peras dan oleskan airnya di sekitar anus setiap hari.

1.   Cantengan/rastongan, cuci 2 siung bawang putih yang sudah dikupas dan 2 kemiri lumatkan dan berigaram dapur. Tempelkan pada kuku yang bengkak, balut, ganti sehari 2x pagi dan sore.

1.   Asma, 10 siung bawang putih dikupas, dicuci diiris rebus dengan 2 gelas sehari sampai airnya tinggal ¾. Setelah dingin saring minum 3x sehari, masing-masing ½ gelas dengan 1 sendok makan madu.

1.   Digigit serangga beracun, 6 siung bawang putih dikupas dicuci dilumatkan oleskan pada bagian yang disengat balut.

Belimbing wuluh (averrhoa bilimbi l. barinang dalam bahasa dayak salako)

Tumbuhan berbatang keras ini bisa mencapai ketinggian 10m buahnya berwarna hijau muda berbentuk lonjong sebesar ibu jari dan rasanya asam. Buahnya sering dipakai oleh ibi-ibu untuk memasak sehingga sering disebut juga belimbing sayur. Daunnya  yang kecil berhadap-hadapan bunganya berwarna merah muda keunguan.

Suku : oxalidaceae

Kandungan dan manfaat

Sebagai anti radang karena mengandung flavon selain itu kaliumnya melancarkan keluarnya air seni (diuretik) sehingga dapat menurunkan tekan darah belimbing wuluh juga mampu mengeluarkan dahak dan menurunkan panas.

Kegunaan :

1.       Hipertensi, rebus 3 buah belimbing wuluh yang diiris-iris dengan 3 gelas air sampai tinggal setengah saring lalu diminum 1x, pada pagi hari. Cara 2, 3 buah belimbing wuluh diparut lalu diperas airnya diminum 1x sehari.

2.       Diabetes, 6 buah belimbing wuluh dilumatkan lalu direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah saring diminum 2x sehari.

3.       Gondongan, ½ genggam daun belimbing ditumbuk dengan 3 bawang putih kompreslkan ramuan tersebut pada bagian yang gondongan.

4.       Rematik, segenggam daun belimbing wuluh dicuci lalu. Ditumbuk sampai halus tambahkan sedikit kapur sirih gosokan ramuan tersebut kebagian yang sakit.

5.       Jerawat, 3 buah belimbing wuluh diparut diremas dengan sedikit garam gosokan ramuan tersebut ke jerawat.

6.       Sariawan, 10 kuntum bunga belimbing wuluh sedikit asam jawa sedikit gula aren direbus dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal ¾ saring, minum 2x sehari.

7.       Gusi beradarah, 2 buah belimbing wuluh dimakan setiap hari.

8.       Sakit gigi, 5 buah belimbing wuluh setelah dicuci bersih dikunyah dengan sedikit garam ulangi beberapa kali agar rasa sakitnya hilang.

9.       Batuk, segengam daun belimbing wuluh, segengam bunga dan 2 buahnya serta gula batu secukupnya direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah, saring. Ramuan ini cukup untuk diminum 2x sehari.

Jahe (zingiber offcinale rosc)

Tumbuhan semak berbatang semu ini tingginya bisa mencapai 30cm -1m berdaun tunggal berbentuk lanset dengan panjang antara 15-28mm rimpang bagian dalam berwarna kuning tanaman yang menyukai sinar matahari ini hidup di daerah tropis dn subtropis akarnya akar serabut

Suku : zingberaceae

Kandungan dan manfaat

Tanaman ini memiliki rasa yang pedas yang khas sehingga menghangatkan tubuh dan dapat membantu mengeluarkan keringat, minyak atsirinya bermanfaat untuk menghilangkan nyeri antiinflamasi dan antibakteri.

Kegunaan

1.       Masuk angin, seibu jari jahe tua dicuci dimemarkan rebus dengan 2 gelas air beri sedikit gula aren didihkan sekitar ¼ jam lalu saring minum hangat-hangat.

2.       Batuk, seibu jari jahe dicuci dimemarkan rebus dengan 2 gelas air smapai airnya tinggal setengah minum air rebusan tersebut sekaligus.

3.       Sakit kepala migrain, seibujari jari dicuci dibakar dan dimemarkan seduh dengan segelas air dan beri sedikit gula aren minum airnya sekaligus.

4.       Rematik, nyeri pinggang, nyeri punggung, tumbuk rimpang jahe yang sudah dicuci lalu beri sedikit eau de cologne, gosokan ke bagian yang sakit.

5.       Mengeluarkan gas dari perut, seibu jari rimpang jahe dicuci dan diiris-iris lalu direbus dengan segelas air tunggu sampai agak dingin minum air rebusan tersebut sekaligus.

6.       Mabuk perjalanan, sama dengan resep no 5.

7.       Mual, cuci dan memarkan seibu jari jahe seduh dengan segelas air beri sedikit asam jawa dan gula batu aduk saring lalu minum sekaligus.

8.       Eksem, seibu jari jahe parut lalu diperas parut juga sebuah lobak campurkan parutan lobak dengan perasan jahe dan tambahkan sedikit air hangat tempelkan pada bagian yang terkena eksem.
9.       Panu, tumbuk 2 ruas jahe dan segengam daun turi yang sudah dicuci bersih balurkan ramuan tersebut pada kulit yang berpanu.

1.   Terkilir, 2 ruas jahe diparut lalu tambahkan sedikit garam balurkan ramuan ini pada anggota tubuh yang terkilir. Lakukan 2x sehari.

1.   Vitiligo (bercak putih karena kehilangan pigmen), 30gram jahe dibersihkan lalu dibuat jus bubuhkan jus tersebut pada kulit yang menderita vitiligo.

1.   Digigit ular, lumurkan seibu jari rimpang jahe yang sudah dicuci, beri sedikit garam tempelkan pada luka bekas gigitan ular dan segera bawa ke dokter.

sebenarnya masih ada bebrapa lagi tanaman obat keluarga yang belum di bahas pada tulisan ini, seperti alang-alang, asam jawa, belimbing manis, beluntas, brotowali, cengkeh, daun dewa, daun kintan, delima putih, handeuleum, iler, jagung, jambu kelutuk, jeruk nipis, kacang hijau, kapulaga, kedelai, kelapa hijau, kencur, kunyit, mentimun dan lain sebagainya. yang juga memiliki manfaat bagi kesehatan kita. untuk lebih lengkapnya dapat mengunjungi laman intisari.com maupun dengan membeli majalah intisari mengenai tanaman obat keluarga ini yang menurut hemat saya sangat bermanfaat sekali terutama berkenaan dengan isu kesehatan belakangan ini dan juga harapan kita untuk dapat sehat selalu. Kiranya ada hal yang kurang berkenan atau pun kritik dan saran yang sifanya membangun dapat meningalkan komentar di bawah ini. stay strong and healthy always. 

No comments:

Post a Comment

Negara yang Tertinggal di Dunia Digital: Ketika Penipu Lebih Canggih dari Penegak Hukum

Negara yang Tertinggal di Dunia Digital: Ketika Penipu Lebih Canggih dari Penegak Hukum Perkembangan dunia saat ini bergerak dengan kecepat...