Friday, April 3, 2020

Gua Maria Santok wisata rohani Desa Santaban dayak salako


Pagi ini cuaca begitu bersahabat, mentari terbit dengan begitu indahnya dibalik bukit seakan tersenyum menyapa pepohonan dibawahnya. Desiran embun pagi yang berkumpul membentuk kabut tipis, yang menutupi pepohonan membawa pandangan kita sekan hanyut ke tengah samudra yang begitu luasnya, dikelilingi hamparan perbukitan hijau yang masih asri, ditambah lagi dengan panorama khas yang tidak akan terlihat didaerah lain serta aroma khas alam yang begitu menenangkan. Begitu lah gambaran pemandangan alam di puncak Santok Desa Santaban Kecamatan Sajingan Besar, karya sang Pencipta yang begitu luar biasa. Sebenarnya panorama eksotis terebut bukanlah satu-satunya, bicara tentang Santok disini adalah gua alam yang terbentuk secara alami yang dinamai Gua Maria Santok yang letaknya tidak jauh dari puncak Santok dan merupakan ikon wisata rohani utama Desa Santaban Kacamtan Sajingan Besar dan Paroki Sambas yang saat ini menjadi pengelolanya.

Banyak hal yang bisa kita lihat dan temukan dari Gua Maria Santok ini terutama dari segi alamnya yang masih asri, masih terdapatnya bebrapa satwa dan tumbuhan khas Kalimantan didalamnya dan juga pepohonan besar yang telah berusia ratusan tahun yang berdiri dengan kokohnya. Dan apabila beruntung anda akan melihat bebrapa satwa yang saat ini sangat langka sperti Burung Engang atau Rangok burung khas Borneo yang hampir tidak lagi terlihat di wilayah Kecamatan Sajingan Besar atau sekawanan kera atau monyet dengan corak bulu hitam yang sering berkeliaran di wilayah Gua Maria Santok atau tumbuhan khas Kalimantan seperti kantong semar ini semua membuktikan keasrianan alam yang masih terjaga di wilayah kecamatan sajingan besar khususnya wilayah Gua Maria Santok.

Sejarah Gua Maria Santok

Menurut blog parokisambas.blogspot.com pada tahun 1991 dalam suatu perjalanan turne kampung Aruk di daerah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, Bapak Uskup Heronimus Bumbun OFMcap didampingi Pastor Firminus Andjiou OFMcap diajak oleh kepala Desa Sasak bapak Amran dan Hendrik Putra untuk melihat gua alam di daerah Santok pada saat itu. Kepada Bapak Uskup mereka mengatakan bahwa gua alam Ini akan dijadikan sebagai tempat ziarah Gua Maria. Pada saat itu Gua Maria Santok sendiri masih hutan belantara dan belum ada rumah satu pun dilokasi tersebut. Sedangkan arti kata Santok sendiri, berawal dari kata Tasantak yang merupakan bahasa dayak setempat yang berarti tersandung. Mengapa dikatakan demikian?. Karena pada zaman dahulu daerah Santok pada mulanya adalah hutan lebat dan memiliki jalan terjal nan menanjak, biasanya hutan ini didatangi sebagai lokasi berburu oleh masyarakat setempat. Menurut ceritanya ada segerombolan orang berburu kedaerah ini, kemudian salah satu diantaranya kemudian tersandung sesuatu,yang kemudian jadilah penamaan untuk lokasi tersebut. ketika setiap orang yang akan kembali berburu dilokasi tersebut mengatakan “mari kita berburu ketempat si anu tersandung kakinya” yang perlahan menjadi penamaan lokasi tesebut. dan perlu diketahui juga penamaan suatu lokasi di wilayah Desa Santaban khusunya dusun sasak selalu berdasarkan cerita sejarah yang terjadi di lokasi tersebut dan merupakan asal usulnya.

Dalam perkembangan selanjutnya gua maria ini menjadi pusat kunjungan ziarah rohani bagi umat Katolik yang berada di Kabupaten Sambas dan sekitarnya. Dimana puncak kunjungan terjadi di bulan Mei dan Oktober, pada saat itu ada peribadatan yang dilakukan di gua maria santok bulan ini dikenal dengan bulan Rosario atau bulan Maria bagi umat Katolik dan meraka akan berkunjung untuk berziarah disana. Untuk lebih lengkapnya mengenai sejarah Gua Maria Santok ini anda bisa mengunjungi laman blog parokisambas.blogspot.com untuk menemukan cerita sejarah gua maria santok yang lebih rinci dan lengkap.

Manfaat

Mungkin anda bertanya apakah orang selain umat katolik di perbolehkan untuk berkunjung kesana?. Tentu saja boleh karena pada prosesnya tempat ini terbuka untuk umum, sehingga bagi anda yang berkeinginan untuk berkunjung tentu tidak ada salahnya. akan tetapi yang harus diperhatikan adalah tata krama dan sopan santun ketika berkunjung terutama hargai lah alam dengan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungannya. Yah sama aja ketika anda mengunjungi tempat-tempat wisata di tempat lain menjaga kelestarian alam dengan tidak membuang sampah sembarangan atau berkata-kata yang tidak sopan atau melakukan perbuatan yang tidak baik. Sesuai pribahasa "dimana bumi dipijak di situ langit di junjung" begitu lah nilai-nilai yang perlu kita tanamkan ketika mengunjungi tempat-tempat wisata dimanapun itu. ada bebrapa kegiatan yang saya rekomendasikan ketika mengunjungi Gua Maria Santok diantaranya :

Fotografi

Bagi anda yang memiliki skill dan hobi di bidang fotografi gua maria santok sangat recommend untuk di datangi karena seperti dikatakan diawal tempat ini sangat asri sehingga banyak spot-spot fotografi yang bisa anda explore oleh mata elang seorang yang hobi fotografi tentunya. Mau itu foto untuk pajangan pernikahan, atau foto-foto panorama alam dan lain sebagainya bisa anda explore disini jadi sangat rekomended lah.

Refresing

Bagi anda yang saat ini sedang bosan dengan suasana perkotaan, menghirup polusi udara dimana-mana menyebabkan sesak baik fikiran maupun nafas ditambah lagi dengan segala problema perkotaan yang membuat fikiran menjadi tidak karuan, belum lagi pekerjaan-pekerjaan yang menumpuk perlu untuk di bereskan atau tekanan-tekanan hidup lainnya yang membuat anda stress atau dunia hiburan perkotaan yang hanya itu-itu mainstrim kata kaum milenial, membuat anda terjebak dalam dunia hitam, tau lah sendiri dengan hiruk pikuk kehidupan perkotaan atau diaman pun anda berada sebenarannya hal ini berlaku di dalam diri setiap manusia maka perlu lah penyegaran diri baik secara jasmani maupun rohani.

sehingga tempat-tempat yang bisa mengembalikan batrai atau energi didalam tubuh anda yang letah low dapat terisi kembali dengan kesegaran penuh dan siap kembali beraktifitas itu lah yang di perlukan sehingga berkunjung ke gua maria santok adalah solusinya. Seperti yang sudah saya jelakskan dilokasi ini keperluan represing anda akan terpenuhi karena keadaan alamnya yang masih begitu asri permandangan pohon rindang ditambah lagi panorama alam luas di puncaknya tentu akan membuat fikiran menjadi tenang, mendengarkan deru air mengalir di celah-celah bebatuan, berpadu dengan suara burung-burung berkicau dengan merdunya diterpa angin semilir khas pepohonan menghirup aroma alam yang masih asri tanpa polusi,menyaksikan satwa-satwa liar saling bercngekrama sekanan memberikan anda pertunjukan sirkus alam aksi akrobatik para gerombolan monyet liar melewati ranting-ranting pepohonan dengan gesitnya. Jadi tempat ini rekomended lah untuk didatangi.

Posisi yang strategis

Lokasi Gua Maria Santok sendiri cukup strategis karena posisinya yang berada di tepi jalan negara sehingga dapat dengan muda terjangkau oleh pengunjung baik itu  yang mau kearah perbatasan Negara Malaysia maupun yang hendak ke Kota Sambas, Singkawang atau Pontianak selalau melewati Gua Maria Santok anda hanya perlu untuk singah sejenak. Dan juga jika memang anda memiliki tujuan untuk berwisata lainya seperti wisata yang menantang sedikit mendaki atau ingin bermain air  dengan suasana khas sungai yang sejuk berbatu diamana anda dapat bersantai sejenak anda dapat melanjutkan perjalanan kearah perbatasan yakni ke Desa Sanatab yang memiliki 2 wisata air yakni permandian Riam Banongk dan juga Riam Pancarek yang bisa anda kunjungi sebelum atau sesudah ke Gua Maria Santok atau yang sedikit lebih extrim dengan perjalanan yang cukup jauh untuk sampai ke lokasi yakni Wisata Riam Barasap yang terdapat di Dusun Sajingan Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas. Disini anda akan memalui dua jalur yang dapat anda pilih untuk sampai ke lokasi wisata riam barasap  yakni jalur hutan biasa dengat sedikit mendaki atau jalur yang sepenuhnya mendaki tinggal bergantung kepada anda untuk memilih jalur yang mana.

Kesimpulan

Gua Maria Santok bisa menjadi alternatif wisata bagi anda yang ingin mendapatkan fikiran yang fresh, menikmati suasana alam khas alam yang masih asri khas daerah Santaban Sajingan Besar atau melihat gua alam yang benar-benar terbentuk secara alami, dan juga kiranya dapat membantu pengembangan tempat wisata rohani ini menjadi lebih baik mengingat bebrapa fasilitas seperti penginapan yang belum layak dan kekurang lainya yang memang masih perlu dibenahi. akan tetapi untuk keseluruhanya gua maria santok sangat layak masuk daftar kunjungan waisata anda.

NB: untuk penginapan alternatif pengunjung bisa menginap di Desa Sebunga tepanya Dusun Aruk yang letaknya sekitar 45 menit dari gua maria santok disana terdapat penginapan yang cukup berkualitas.

1 comment:

Negara yang Tertinggal di Dunia Digital: Ketika Penipu Lebih Canggih dari Penegak Hukum

Negara yang Tertinggal di Dunia Digital: Ketika Penipu Lebih Canggih dari Penegak Hukum Perkembangan dunia saat ini bergerak dengan kecepat...