Dirgahayu Republik Indonesia, tepat pada hari ini 17 agustus
2020 di tengah pandemi yang masih menerpa seluruh dunia. Indonesia maju
dikumandangkan dengan lantangnya, membuktikan bahwa Indonesia masih perkasa. untuk menghadapi segala rintangan dan tantangan dan terus maju pasca Proklamasi Kemerdekaan 75 tahun yang lalu.
Ir.Soekarno pernah mengatakan “kita bangsa besar, kita bukan
bangsa tempe. Kita tidak mengemis, kita tidak akan meminta-minta. Apalagi jika
bantuan-bantuan itu di embel-embeli dengan syarat, ini syarat itu. lebih baik
makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bestik tapi budak”.
Indonesia maju adalah tema utama kemerdekaan pada tahun ini,
semangat yang memang perlu digelorakan. ditengah situasi pandemi seperti
sekarang ini, Dimana semua sektor pembangunan terjadi penurunan. Maka kata
Indonesia maju bisa menjadi suplemen penguatan, bahwa pandemi hanyalah cobaan
dan ujian untuk terus maju.
Pemuda merupakan tongak utama kemerdekaan Republik Indonesia,
berkat perjuangan para Pemudalah kita dapat menikmati kemerdekaan seperti saat
ini. Sumpah pemuda dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan
cita-cita berdirinya bangsa indonesia yang mana pada tanggal 28 oktober
ditetapkan sebagai hari peringatan sumpah pemuda.(wikipedia.org)
Lebih lanjut disebutkan bahwa yang dimaksud dengan sumpah
pemuda adalah keputusan kongres pemuda kedua yang diselenggarakan dua hari 27-28
oktober 1928 di Jakarta yang saat itu masih bernama Batavia. Keputusan ini
menegaskan cita-cita akan ada tanah air Indonesia bangsa Indonesia dan bahasa Indonesia.
Cita-cita ini terwujud saat terjadinya proklamasi pada 17
agustus 1945 yang berarti 17 tahun sejak peristiwa sumpah pemuda ditetapkan. Ini
merupakan suatu perjuangan panjang yang akan terus berlanjut dimana pada masa
sebelum kemerdekaan perjuangan yang dilakukan tentu berbeda dengan perjuangan
sesudah merdeka.
Apakah anda sudah memahami dan memaknai perjuangan ini?
Setelah kemerdekaan perjuangannya adalah mempertahankan
kemerdekaan, sedangkan sebelum kemerdekaan perjuangan kita adalah merebut
kemerdekaan tersebut. Lantas mana yang lebih sulit meraih atau mempertahankan?
Kita tentu memiliki pandangan berbeda terkait hal ini. dan
kita pada massa ini tidak pernah merasakan bagai mana rasanya berjuang meraih
kemerdekaan, akan tetapi kita berjuang untuk meraih cita-cita kita. yang berarti
ikut serta dalam mempertahankan kemerdekaan, ditengah situasi pandemi seperti
saat ini dimana semaunya serba sulit.
Terutama dalam hal pekerjaan, yang merupakan hal terpenting
dalam transisi kehidupan dari massa remaja ke massa dewasa. Bekerja adalah kewajiban sekaligus hak manusia
yang harus terpenuhi, selain makan dan minum karena dengan begitu lah ia dapat
memenuhi kebutuhan hidupnya.
Dalam beberapa syair yang ditulis oleh Kahlil Gibran mengatakan
“engkau bekerja supaya langkahmu seirama langkah dan jiwa bumi, berpangku
tangan berarti menjadi orang asing bagi musim dan keluar dari arak-arakan
kehidupan yang menderap dalam keagungan menuju keabadian. Apabila engkau
bekerja, engkau menjadi seruling yang melaluinya hati yang membisikan waktu
menjelma lagu. Siapa mau menjadi ilalang dungu dan bisu ketika semua melagukan
gita bersama?”.
Baca juga :
Kita membaca betapa pentingnya bekerja bagi kita sebagai
manusia dan ini merupakan hak yang sebenarnya harus dipenuhi oleh negara
apalagi hal ini menyangkut harkat dan martabat pemuda yang juga turut ambil
bagian dalam meraih kemerdekaan Republik Indonesia. Maka sudah selayaknya
kebutuhan akan akses pekerjaan sebesar-besarnya terbuka, bagi para pemuda
khusunya, dan semua warga negara pada umumnya.
Beberapa waktu lalu kita melihat video, bagaimana seorang
pemuda di salah satu kota di pulau jawa. bahkan sampai minta tolong untuk
diterima bekerja, disalah satu perusahaan, ia menyampaikan bahwa sulit sekali
untuk diterima bekerja di perusaahan-perusahaan yang ia lamar. Apalagi untuk
ikut interview di kontak saja tidak, belum lagi sebagai putra daerah ia harus
bersaing dengan pendatang dari luar daerah dan lain sebagainya.
Mendapatkan pekerjaan dimasa saat ini adalah perjuangan, untuk
ambil bagian dalam pembangunan guna mempertahankan kemerdekaan. baik secara
individual maupun sebagai warga negara, karena angka (pengangguran) ini, akan berpengaruh kepada
angka penduduk miskin. kalau tidak ada pekerjaan maka sudah dipastikan angka
penduduk miskin, akan bertambah karena merupakan variabel utama dalam
perhitungannya.
Ada tulisan menarik dihalaman FB Tere Liye yang berjudul “Nganggur”
yang menyentak Permenungan para penganggur dari kalangan yang baru lulus sekolah/kuliah
bertahun-tahun tidak mendapatkan pekerjaan. Satu pertanyaan yang mengelitik langsung di utarakan dalam tulisan tersebut.
Kenapa sih kalian menganggur? Nggak punya pekerjaan?
Pada intinya disitu dikatakan bahwa kita pemuda masa kini terlalu terpaku mendefinisikan pekerjaan hanya bekerja sebagai PNS, bekerja di kantor, bekerja di perusahaan besar, bekerja di pabrik, di gaji oleh orang lain.
Sedangkan definisi sebenarnya pekerjaan lebih luas dari itu, hanya saja
terkadang ego dan gengsi mempengaruhi, ditambah lagi terjebak dalam zona nyaman
dan kesenangan ditengah dunia hiburan yang semangkin gemerlap yakni gadget.
Dunia hiburan semacam ini dapat diakses kapanpun dan
dimanapun hanya melalui gedget dan itu banyak menyilaukan generasi saat ini,
ditambah lagi tawaran-tawaran pekerjaan yang menjanjikan kerja mudah.dan lain
sebagainya. dengan proses online, yah memang tidak bisa dipungkiri yah habis
ngelamar pekerjaan secara daring, tidur lagi dong dan berharap diterima setalah
bangun dari tidur.
Memang pada kenyataannya tidak semua demikian masih banyak
yang mampu sukses walau hanya dengan bermain gedget entah itu sebagai Enterpreneur, Gamer, youtuber dan lain sebagainya. yang perlu diingat bahwa setiap orang
berbeda dalam hal rezeki dan jalan
mendapatkan rezeki tersebut satu hal yang sama adalah usahanya untuk
mendapatkan hal terebut maka perlu bergerak untuk Indonesia Maju.
Dan beberapa hari ini saya juga melihat tayangan di youtube yang
membahas tentang dopamine Detox, yang pada intinya memberikan kita cara untuk
terlepas dari kesenangan-kesenangan instan yang diberikan oleh gedget dengan
cara berhenti menggunakannya. Terutama untuk hiburan-hiburan yang menghasilkan
hormon dopamin secara berlebih, yang mana hormon ini memberikan kita kesenangan
yang menimbulkan candu.
Candu ini lah yang membahayakan yang membuat kita menjadi
malas, dan secara terus-menerus memaksa kita untuk melakukannya. Ketika kita
tidak melakukannya akan timbul rasa bosan sehingga harus dipenuhi yah dengan
hiburan-hiburan di gadget tersebut.
Maka kita perlu melakukan Dopamin Detox agar kita dapat mengurangi bahkan menghilangkan kebiasaan candu hiburan instan dan kebahagiaan instan yang menimbulkan efek buruk pada kehidupan kita.
Tentang Prakerja
Program prakerja seharunya menjadi angin segar bagi para
pemuda yang masih dalam jalan mencari pekerjaan, baru lulus sekolah/kuliah yang butuh-butuhnya
CV yang mengkilap dan sertifikat pengalaman kerja sebagai modal. meskipun sulit
untuk keterima mungkin ada tapi yah tidak semua. Karena prioritas prakerja
adalah pekerja yang terkena PHK dan telah terdata.
Saran sebaiknya nama prakerja di ubah jadi pascakerja.
Ini berbeda situasinya dengan para pencari kerja yang belum
sama sekali bekerja jadi tidak akan terdata maka situasi ketika mendaftar
prakerja hanya untung-untungan saja untuk mencukupi kuota yang di tetapkan
setiap gelombangnya dan merupakan sisa kuota dari mereka yang sudah terdata
sebagai pekerja yang terkena PHK.
Jadi buat para pencari kerja baru atau yang berasal dari
lulusan baru atau orang yang baru akan mencari pekerjaan, anda hanya pelengkap
jadi jangan berharap banyak dengan program ini. dan sebaiknya mengikuti saran
dari tere liye dalam tulisannya tentang Nganggur anda bisa mencarinya di FB Halaman dengan nama tere liye.
Jadi seharunya semangat Indonesia Maju mampu mengatasi persoalan pengangguran ini dan membuka mata semua pihak terkait khususnya pemerintah untuk lebih memperhatikan para penganggur ini jadi tahun depan saya tidak lagi menuliskan judul ini lagi. Karena sebagai seorang yang memperhatikan kesejahteraan para penganggur agar tidak jadi kaum rebahan yang permanen
semoga.
Para penganggur tidak menjadi kambing hitam kemiskinan di Indonesia.
Apakah anda memiliki pandangan berbeda terkait pemuda dan pekerjaan silahkan tuliskan di kolom komentar. Ini terbuka untuk umum dari manapun anda berasal. Terimakasih.
No comments:
Post a Comment