![]() |
| salah satu contoh penipuan yang mengatasnamakan bank BNI |
Celakannya rekrutment palsu ini selalu mengatasnamakan
perusahaan-perusahaan besar, yang dapat menyilaukan seketika si pencari kerja. sehingga ia akan mendaftar tanpa memverifikasi link pendaftaran terebut saat
itu juga.
Selain itu ia akan menawarkan gaji yang tentu saja sangat
menggiurkan karena jumlahnya yang sangat besar, disertai dengan iming-iming akan
diberikan tunjangan dan fasilitas yang tentu saja juga berkelas entah itu
transportasi, rumah, dan lain sebagainnya.
Para pencari kerja yang baru saja akan memulai bekerja atau
orang yang sudah lama menganggur dan ingin segera mendapatkan pekerjaan akan
lebih rentan terkena penipuan semacam ini karena ia akan mencari cara yang
paling mudah untuk mendapatkan pekerjaan.
Bisa dibayangkan apabila penipu masuk dalam celah ini, dimana si pencari kerja terebut memang lagi butuh-butuhnya untuk mendapatkan pekerjaan apalagi di tengah pandemi seperti saat ini dimana banyak terjadi PHK mencari pekerjaan sulit.
Tiba-tiba mendapatkan tawaran yang mudah, dengan proses mengajukan
lamaran yang mudah. dijanjikan gaji besar beserta tunjangan yang bagus pula
tentu akan mudah sekali terperangkap dalam tipuan ini.
Apalagi jikalau anda berbicara mengenai pendaftaran secara daring, seperti yang terjadi saat masa pandemi seperti sekarang. dimana segala sesuatu didaringkan. Sebagai bentuk pencegahan agar banyak orang tidak berkerumun atau berkumpul.
karena sebagaimana yang diketahui bahwa setiap kali lowongan pekerjaan dibuka secara umum, maka sudah pasti akan mengumpulkan orang dengan jumlah besar. dimana tindakan mengumpulkan orang tersebut tentu memiliki resiko penularan, yang akan menjadi meluas. maka dari itu lah banyak dari perusahaan sekarang ini melakukan rekrutmen secara daring/online.
Hal ini terjadi karena banyak sekali orang yang sedang mencari pekerjaan, entah itu baru akan berkerja atau ingin pindah pekerjaan. jadi
untuk mendapatkan susana baru gaji baru rekan baru dan sebagainnya yang membuat
setiap lowongan pekerjaan yang dibuka akan di serbu oleh banyak orang baik yang sudah memiliki pekerjaan apalagi yang belum memiliki..
Karena kebutuhan akan pekerjaan ini sifatnnya mendesak dan
perlu untuk segera didapatkan maka kita akan cenderung melakukan lamaran tanpa
melakukan kroscek sebelumnnya karena berfikir dengan nama besar perusahaan terebut
tidak mungkin terjadi penipuan.
Seperti yang saya katakan sebelumnnya bahwa kita telah
disilaukan dengan adanya gaji besar yang dilengkapi tunjangan dan fasilitas, yang merupakan impian dari setiap pencari kerja maka dari itu kita tidak akan
bisa melihat itu sebagai penipuan tetapi susutu yang menjanjikan.
Jadi ceritannya begini.
Waktu itu saya mendapatkan notifikasi lowongan pekerjaan
yang saya dapatkan dari linkeDIn kemudian saya tertarik dengan salah satu
pekerjaan. Lalu saya kemudian mengajukan lamaran tersebut dengan mengklik tombol lamar yang tersedia diaplikasi tersebut.
Dari situ saya kemudian diarahkan ke situs
id.neuvoo.com untuk melakukan lamaran, tapi yang terjadi adalah bahwa saya tidak bisa melamar. dan diminta menunggu
email dari id.neuvoo.com sedangkan email yang saya dapat dari situs ini, adalah
berupa link lowongan bekerjaan artinya disini saya tidak lagi mengajukan
lamaran dari linkDIn tapi melalui situs neuvoo.com.
Memang pada dasarnya tidak ada kesalahan pada situs ini dan
menurut saya buka mereka yang melakukan penipuan tersebut, tetapi ada link lagi
didalamnya yang mengarahkan ke formulir yang harus diisi oleh kita sebagai
pelamar .
Formulir (formulir elektronik dari google formulir) dimana kita
diminta untuk mengisi data diri dan mengajukan lamaran sebagai mana mestinya. Disini anda
harus mulai curiga dan bertanya apakah mungkin perusahan besar sekaliber itu
melakukan rekrutment dengan hanya menggunakan google Formulir.
Disini saya melakukan pengisisan sebagaimana mestiya dengan
mengirimkan resume saya dan melengkapi beberapa data diri sambil menunggu email
selanjutnya bahwa saya akan mendapatkan email panggilan untuk masuk ke tahap
tes selanjutnya.
Setelah menunggu selama tiga hari sejak saya mengirimkan
email tersebut, datanglah email undangan tes yang isinya saya dinyatakan lulus
administrasi. dan berhak melajutkan ke tes interview, yang akan dilaksanakan di
Bali. dan saya diminta mengikuti prosedur keberangkatan yang ditentukan, oleh pihak perusahaan tesebut.
Salah satunya adalah dengan melakukan resvarasi pemesanan
tiket kepada pihak trevel yang telah ditentukan oleh perusahaan tersebut. Saya
juga diminta untuk menyiapkan dana perjalanan sendiri terlebih dahulu sebagai
talangan yang nantinya akan diganti oleh perusahaan tersebut.
modus semacam ini memanglah bisa dikatakan sebagai modus
klasik dalam penipuan jenis lowongan pekerjaan saat ini. karena memang sudah
dilakukan sejak dahulu, akan tetapi mereka memperbaharui cara kerjannya, bahkan
menyembunyikannya di situs-situs yang bisa dikatanan legal dan bisa dipercayai.
Saya sendiri masuk dari situs yang legal dan jelas, akan
tetapi kemudian tetap saja bertemu dengan link yang demikian. dan nama saya
masuk dalam lampiran undangan tes tersebut, dari email yang mengatasnamakan perusahaan
besar ini.
Maka perlu kehati-hatian bagi kita semua terkait dengan
informasi lowongan semacam ini, kita harus melakukan pengecakan kebenaran situs tersebut. baru kemudian memastikan keabsahannya agar tidak mudah tertipu seperti yang
saya alami. dan sukur-sukur anda tidak terbang ke bali untuk tes, maka dipastikan
bahwa anda akan rugi besar karena itu terutama materi dan perasaan.
Dari apa yang saya dapatkan tersebut berikut tips yang dapat saya berikan agar terhindar dari penipuan semacam ini
- Memastikan bahwa situs yang memberikan informasi loker terebut merupakan situs yang jelas dan valid
- Memastikan bahwa e-rekrutmen dilakukan secara terpercaya dengan alamat domain yang jelas atau email yang jelas yang benar-benar menunjukan bahwa itu memanglah perusahaan tersebut.
- Memastikan bahwa tawaran berupa gaji dan tunjangan yang akan diberikan tidak berlebihan dan sesuai antara posisi dan gajinya dan tingkatan pendidikan untuk mengisi posisi tersebut pas dan sesuai
- Mencermati kata-kata yang tertera dalam undangan tes kalau ia terindikasi meminta anda mengeluarkan selumlah dan juga mengarahkan anda untuk melakukan resparasi ke pihak trevel tertentu maka ini bisa menjadi indikasi awal. Karena pada dasarnya setiap perusahaan yang melakukan rekrutmen tidak melakukan hal ini termasuk mengarahkan psertanya untuk memilih travel tertentu apalagi di janjikan pengantian uang transportasi tersebut bahkan meminta uang jelas hal tersebut jika ada indikasi semacam itu sebaiknya anda waspadai.
Mungkin bebrapa dari anda, pernah mengalami hal ini
dan memiliki pengalaman dan modus operasi lain terkait penipuan semacam ini. dapat membagikannya dikolom komentar, dengan tujuan untuk berbagi agar tidak ada yang tertipu hal semacam ini.
Dan sebisa mungkin orang-orang tidak sampai tertipu terlalu jauh, misalnya sampai mengeluarkan sejumlah uang untuk ini. Maka sangat penting sekali untuk berbagi pengalaman seperti apa yang saya alami saat ini.
Kebutuhan yang mendesak akan pekerjaan janganlah menjadikan kita buta akan tawaran-tawaran yang menjerumuskan kita ke jurang penipuan semaccam ini. Kerana ini akan menjadi celah potensial untuk para penipu melakukan penawaran kepada anda dan anda dibuat tidak bisa menolak tawaran tersebut .
Jadi menerapkan prisnsip kehati-hatian dan melakukan kroscek terlebih dahulu harus lah diterapkan apalagi ini mengangkut kebutuhan kita dan sudah seharusnya tidak tertipu dengan hal semacam ini.
apakah anda mempunyai pengalaman dan cerita terkait penipuan semacam ini silahkan bagikan dikolom komentar agar dapat membantu sesama.





