Hari ini 20 Mei 2025
Selasa ini menjadi selasa yang cukup berat dalam hidupku, setiap pagi memulai hari dengan pekerjaan yang menumpuk, rasa sedih marah dan benci dengan pekerjaan yang seakan tidak ada habis nya berkas menumpuk sana sini, dan bukannya tidak di kerjakan atau di tunda tunda tapi memang begitu banyak dan saking banyaknya membuat persaaan dan emosi begitu campur aduk hingga tidak bisa di jelaskan yang mana sebenarnya perasaan itu,
aku merupakan seorang pekerja yang bekerja di salah satu koperasi besar, tapi bukan koperasi dalam artian koperasi simpan pinjaam tetapi kperasi yang bergerak yang katanya di bidang pemberdayaan, ya itu memang benar di sini namanya CU atau Credit Union, yang berasal dari bahasa latin Credere dan Unus yang dalam artainya saling percaya, lembaga ini bergerak di bidang pemberdayaan melalui pelayanan keuangan dalam arti suatu lembaga yang bisa saling mempercayai satu sama lain untuk kepada anggotanya, ya bisa di bidalng produk utamanya itu adalah Simpan Pinjamn dan non simpan pinjaman
di kalimantan barat gerakan cu Ini begitu Masih banyak Cu CU yang dalam artian sudah tumbuh dan jauh mampu bersaing dengan bank dan memang andalan bagi masyarakat Menengah Ke Bawah, tentu sesuai dengan keinginan dan cita cita kenapa ia di dirikan yang awal mulanya itu berasal dari Jerman sana. untuk mengatasi krisis yang terjadi di jerman pada saat itu.
Dan saat ini saya bekerja di lembaga ini sudah berjalan 3 tahun lebih, yang sebelumnya dan sebenarnya menargetkan untuk bekerja hanya sampai 5 tahun saja nantinya.
Pekerjaan di CU ini tergolong berat apalagi tempat saya bekerja ini dimana semua pekerjaan masih merangkap, sebagai staf kredit saya sendiri bekerja di kantor sebagai administrator dan di lapangan sebagai pekerja lapangan yang menjalankan tugas ya di lapangan, lalu menckup banyak hal yang linier sebenarnya dengan Dunia Kredit yakni Pelayana Kredit, yang mencakup Pembuatan berkas keredit pelayanan anggota yang mau ajukan pinjaman, hingga nantinya menangani anggota yang lalai dalam pembeyaran pinjaman dan sebnarnya juga memnag linier ketika kita meinjamankan sesuaitu ke orang ya resikonya hanya satu tidak kembalinya uang yang kita pinjamn tsrebut, simpelnya gitu,
akan tetapi tidak juga sesimpel itu, selain alur yang demikian kita juga kadang bergerak dalam dilema dengan di haruskan menjual pinjaman akan tetapi di sisi yang lain juga mencegah orang yang mau pinjam tersebut agar bisa mengembalikan pinjamannya dengan lancar setiap bulanya setelah meminjam, makan di buatlah sistem pengaturanya agar orang yang mau pinjaman ini tadi mau tidak mau harus mengambelikan pinjamannya, tentu dengan cara yang legal, karna apa karna lembaga ini juga legal semuanya legal dan berdasarkan hukunm ya meskipun di agama teretntu sebenarnya melarang yang namanya Riba atau sistem bunga pinjaman ini.
Nah dari situ lah pekerjaan ini menjadi kompleks dan tidak hanya ada bidang kredit di Cu terutama di Cu saya bekerja ini ada 3 bidang utama sebnarnya yakni KREDIT, DIKLAT DAN PEMBERDAYAAN, KEUANGAN dan IT itu bidang Utama yang saat saya awal masuk lembaga ini, baru dalam bebrapa tahun kemudian di tambah bidang lain dari LITBANG, PEMASARAN. hingga munculnya kepala di semua lini ini yakni DEPARTEMEN USAHA, DEPERTEMEN PEMBERDAYAAN, DEPERTEMEN ORGANISASI, yang kesemuanya di bawah langsung pimpinan utama GM. kira kira seprti itu gamabaranya.
lalu apa masalah yang timbul dari pekerjaan ini dan seharunya tidak ada masalah yang berarti dengan staf toh bidang bidang ini untuk mempermudah kinerja atau efesiensi dan efektifitas dalam lembaga kan?
di semua lini bisnis yang berbeicara tentang keuangan dimana mana juga begitu kan perkembangannya seperti halnya bank yang di rintis dari kecil sampai akhirnya menjadi perusahaan besar tentu mengalami transisi yang sama dalam struktur organisainya dan itu lagi lagi untuk efektifitas dan efesinsi dalam mencapai tujuan suatu lembaga atau orgamisasi, dan saya juga tidak ada masalah dengan itu sebenarnya.
permaslahan utama saya saat ini adalah pekerjaan yang banyak dan tidak selesai selesai, sudah bebrapa ide cara yang di tempuh untuk mengatasinya dari cara cara yang di sarankan orang untuk menjadi kaya sperti membangun habit, dengan melakukan rutinitas pagi seperti orang sukses samapi cara cara pisikologi dengan menerapkan Berfikir positif, afirmasi, mengatasi mental blok, membaca buku kiat kiat menjadi kaya semuanya di pelajari tapi aku merasakan sendiri semuanya itu seakan tidak berguna, ibarat kata ketika pohon yang sudah busuk dari akarnya itu di berikan pupuk itu sudah tidak akan mempan lagi sebanyak apa pun pupuk itu tidak akan membuat pohon itu tumbuh lagi, ia harus di cabut dan di ganti yang baru.
kenyataan ini lah yang terjadi hingga kini yang kurasakan, bekerja di lembaga yaang bonafit seperti kata rekan kerja saya, kuraang apalagi lembaga ini, sudah memberikan penghidupan yang layak kepada saya memberikan saya kehidupan baru dari kebutuhan jasmani hingga rohaoni hingga ia juga menemukan tambatan hatinya itu semua dari lembaga ini tempat ia bekerja ini, lalu todak ada lembaga lain lagi yang bisa memberikan gaji yang sesuai seperti lembaga ini, dengan pekerjaan yang bisa di nikmati, berpakain rapi gaji di atas UMR setiap tahun dapat bonus bonus harinraya ada tunjannganhya, kita perlu uang yang besar untuk usaha untuk bangun rumah untuk jalan jaalan semuanya tersedia. "lalu nikmat apa lagi yang kau dustakan dari lembaga ini?" ia ada lah kehidupan saya dan sumber penghidupan saya saya mau mengabdikan diri samapi saya sudah di anggap tidak berguna lagi untuk lembaga ini. sampai saya pensiun, dan kalau pun bisa lebih atau di perpanjang lagi masa bakti saya itu pun jikalau di izinkan kira kira begitu lah pernyaataan beliau.
tentu hal semacam ini lah yang memang patut untuk di syukuri, memang lembaga ini sudah memberikan banyak hal terutama terkait gaji dan posision dalam bekerja lembaga mana yang membolehkan kita mengantur pekerjaan kita sendiri dengan hanya di kasi panduan jobdesk tetapi kita di minta untuk membuat pekerjaan sendiri sesuai selera kita dan kemapuan kita, ya mesipun semuan seperti jam kantor dan atauran kepegawaian lainhya tetap nomor satu akan tetapi ada kebebasan di situ, target target jelas tatapi untuk mencapainya dan caranya kita sendiri yaang atur bukan kah enak?
semuanya ini ya harus di sukuri dan memang selayaknya sperti itu, selian di sukuri ia juga harus di cintai di syangi dan tentu saja juga di rawat hingga berkelanjutan dan terus memberikan manfaatnya terutama untuk masyarakat masayarakat menengah ke bawah yang ingin sejahtera bersama Cu.
banyak hal yang aku pelajari dari lembaga ini dan orang orang yang tergabung di dalamnya terutama bagaimana ia memng terbukti dapat memberdayakan dengan catatan bahwa kita mau berdaya kita mau berdaya artinya itu semua berasal dari diri kita, bukan hanya kita yang diberdayakan cu tapi harapan lembaga sperti Cu itu adalah mari kita berdaya bersama kira membangun dan merajut kesejahteraan yang berasal dari kita dan untuk kita sendiri, maling saling percaya satu sama lain, maari saling bergandengan tangan untuk meraih kesejahteraan bersama.
"jadi jikalau kita mau berdaya semuanya itu berasal dari tekad dan kemuan diri sendiri, dengna memanfaatkan dan mengelola dengan baik lembaga yang nyata memberikan jalan menuju kesejahteraan"
No comments:
Post a Comment